Skip to content

KESETARAAN DALAM PERNIKAHAN

29 Mei 2012

KESETARAAN DALAM PERNIKAHAN

Islam menganjurkan kepada Anda bila Anda akan menikah pilihlah jodohmu yang setara denganmu. Dalam bahasa agama disebut sekufu. Mengapa sekufu? Agar kita mudah meraih kebahagiaan dengan pasangan kita. Baik kebahagiaan dunia dan kebahagiaan akhirat. Tanpa ada kesetaraan Anda akan banyak menemui onak dan duri. Dan onak dan duri inilah yang akan menjadikan kita oleng dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

Kesataraan yang dimaksud dalam Islam dalam pemilihan jodoh adalah kesataraan dien atau pemahaman agama. Dalam hal ini Islam tidak sempit membahas agama pada lingkup pemikiran yang berkenaan dengan syariat yang mengatur pada masalah ukrawi  (keakhiratan saja) tetapi juga pemikiran yang berkaitan dengan syariat duniawi.

Permasalahannya bagaimanakah bila pasangan kita awalnya sudah sekufu tetapi dalam perjalanan waktu salah satu pasangan lebih cepat meraih kemajuan-kemajuan dalam menempuh ilmu. Sehingga pasangan ini tidak lagi sekufu. Tentu diawal pernikahan tidak terjadi masalah yang sangat bearti dalam kelangsungan berumah tangga. Namun akan menjadi sangat bearti bila usia pernikahan sudah lumayan belasan tahun dalam membina rumah tangga karena masalah ketidak sekufuan ini.

Kesetaraan pemikiran dalam rumah tangga harus kita bangun terus menerus pada pasangan kita. Apa sebab? Rumah tangga pada siklus yang berbeda akan diuji pada masalah yang sama. Masalah yang sama itu bisa berupa keuangan, kebiasaan buruk kita, masalah anak-anak akan selalu berulang menyapa kita. Maka jika kita tidak selalu menimba ilmu sulit ada kesamaan sudut pandang dalam menghadapi masalah itu dalam hidup berumah tangga.

Lebih-lebih pada zaman internet ini, dunia layaknya dalam genggaman. Dalam hitungan detik kita dapat berkomunikasi kepada siapa saja. Tentunya akan menjadi masalah tersendiri pada pasangan kita. Kita akan mendapat banyak ilmu juga teman. Nah bila pasangan Anda belum bisa menikmati dunia maya kira-kira reaksi apa yang didapat pada basangan Anda? Cemberut muka? Masakkan dibuat tak enak rasa, terlalu asin?

Bagaimanakah kawan, pernahkah Anda mengalami masa krisis ngeblogmu dengan pasangan?

From → agama

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: