Skip to content

PEMBELAJARAN DI KELAS PUTRI

31 Agustus 2012

PEMBELAJARAN DI KELAS PUTRI

Paling bersemangat kalau saya mengajar di kelas-kelas putri. Mereka selalu bersungguh-sungguh dalam belajar. Apapun model pembelajaran yang saya gunakan berakhir dengan sukses. Mulai awal pembelajaran sampai pembelajaran berakhir suasana kelas kondusif. Seperti pagi ini. Pada pembelajaran dengan kompetensi dasar “Menulis kreatif naskah drama berdasarkan keaslian ide”

Langkah awal pembelajaran saya menjelaskan hal-hal yang perlu dilakukan dalam membuat naskah drama. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat naskah drama antara lain:

  • Menentukan tema drama
  • Membuat kerangka cerita
  • Menempatkan konflik
  • Menentukan tokoh dan penokohan
  • Membuat naskah drama

Dalam membuat naskah drama hal yang harus dilakukan:

@  membuat prolog

@ dialog

@ krama agung

@ kaidah penulisan teks naskah drama

@ membuat epilog

  • Membuat judul

Setelah saya menjelaskan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat naskah drama, tibalah saya membagi kelas menjadi lima kelompok. Dalam pembagian kelompok mereka lebih suka memilih anggota kelompok sendiri. Awalnya saya menolak. Penolakkan saya dengan alasan mereka pilih-pilih teman sehingga saya khawatir anak- anak yang tidak diterima dalam kelompok. Tetapi mereka tetap antusias memilih sendiri dan mereka tidak berpikiran seperti yang yang saya pikirkan. Dan mereka membuktikan itu. Tidak ada anak yang tersngkirkan dalam kelompok. Mereka antusias berdiskusi dalam membuat naskah drama.

Hal yang menjadikan pembelajaran saya pada kelas putri adalah betapa kita manusia dewasa terkadang sok tahu  apa yang pas dan terbaik buat anak-anak kita. Belum-belum kita sangat mengkhawatirkan apa yang terjadi pada diri mereka. Padahal sesungguhnya kekhawtiran itu kita ciptakan sendiri.

From → pembelajaranku

7 Komentar
  1. Kalimat penutup pas banget nih.
    Saya juga punya adik cewek, agak meraba2 cara yang pas buat kasih tahu, dll. Apalagi saya cowok. Malah jadi bahan percobaan adikku. Hehe😀

  2. saya sebagai orang tua tetap merasa khawatir pada anak saya…

  3. Setuju Bu untuk kalimat terakhirnya. Karena setiap manusia (dalam hal ini anak) unik, maka sebaiknya kita tidak memaksakan apa yang menurut kita baik karena belum tentu sesuai sama anak-anak itu.🙂

    Seru kayaknya belajar bikin naskah drama di kelas Ibu.🙂

  4. Wah, saya sangat suka membuat naskah drama. Tapi, saat dramanya saya enggak.

    Benar kak. Harus guru yang memilih anggota kelompoknya. Kalau tidak pasti bakalan seperti saya dulu. gak punya kelompok bahkan dalam satu kelompok sama sama gak bisa bermain drama, jadi saat drama dimulai malah diketawain sama teman teman.

  5. salam hormat saya Mbak eh Bu Guru…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: