Skip to content

Jodohku…Memesona

13 September 2012

Pada postingan hari yang lalu, “Mengejar cinta” saya mengeluarkan statemen tak kan lari gunung dikejar dan mendapatkan tanggapan, “.tp tak kan dekat juga jika tak di dekati” oleh Danni. Ya begitulah jodoh. Jodoh kita sudah tersedia. Kita akan mendapatkannya harus ada usaha . Meskipun sudah ditakdirkan kita kudu menjemputnya seperti menjemput takdir yang lain. Mati, rezeki sudah ada kadar  masanya. Kita hanya mengikhtiari agar selama rentang menuju kematian hidup kita dalam keadaan sehat sehingga hidup lebih bermakna. Tentang rezeki pun sudah dijamin tinggal kita mendekati/menjemputnya dengan kerja keras tetapi tidak usah kemrungsung. Tanpa berbuat curang lagi culas pasti kita mendapatkannya. Demikian jodoh, yang wajar saja mendekatinya tidak usah mengorbankan kesucian hanya untuk mendapatkan dambaan hati.

Yakin lah bahwa jodoh tidak akan kemana kok tinggal ikhtiar kita yang mantap. Pertama nih Anda bisa mengiktiari dengan shalatlah hajat 2 rakaat di malam hari. Tidak usah sungkan- sungkan mengungkapkan kepada Allah. Berterus teranglah kepada_Nya. Tak  usah malu. Kalau minta jodoh bila sudah tahu nama yang kita taksir sebut namanya pun tidak  apa-apa.  Ikhitiar ke dua minta tolong orang tua he he bukan dukun lho, teman, atau mencari sendiri. Kita minta untuk dijodohkan atau carilah jodoh yang memesona.

Dan ingat agar mendapat jodoh yang memesona kita harus memesona dulu. Ini wajib sebagaimana Allah berfirman dalam surat Annur : 26 ” Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita yang keji pula, dan wanita yang baik-baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita yang baik pula. Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh). Bagi mereka ampuan dan rezeki yang mulia (surga).”

Nah lho sudah ada jodohnya kan. Mau dijodohkan Allah kepada si dia yang memesona hati? Ikhtiar jadi bagus dulu kepribadian kita.

From → agama

8 Komentar
  1. Wah setuju sangat Mbak Min, jika kita menginginkan jodoh yg sempurna, sempurnakan diri terlebih dahulu. Jangan cuma menuntut pasangannya yg sempurna ya, sementara kitanya amburadul. Kasihan deh pasangan itu, ketiban pulung dia🙂

    • iya mbak evi kasian nih jodoh kita kalau ketiban pulung atas kekacauan hidup yang kita tempuh. moga kita terhindar dari hal-hal buruk .

  2. Jadinya setara gitu ya Mbak. Alhamdulillaah sudah ketemu sama jodoh saya. InsyaAllah..🙂

  3. pas banget dengan firman Allah yang baik akan berjodoh dengan yang baik begitu juga sebalikya

  4. semoga diri ini menjadi baik sehingga kelak bertemu dengan yang baik pula….

  5. sependapat dgn mbak Evi🙂

  6. Insya Allah dapet jodoh yang baik…..# lagi berusaha menjadi istri dan ibu yang baik #

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: