Skip to content

Berkaca pada Surat Cinta

17 Oktober 2012

Flasback ke masa muda kadang membuat penyegaran jiwa. Seperti yang dipostingkan oleh mbak Ely, ” Membaca Surat Cinta”  Hal yang  menarik perhatian saya Beliau tidak menyesal melalui masa mudanya dengan tidak pacaran. Bukan karena mbak Ely tidak dapat surat cinta, malah ia kebajiran surat cinta.

Apakah Mbak Ely tidak tertarik dengan laki-laki? Jelas tidak juga, Karena mbak Ely sekarang sudah menikah. Masa muda tidak pacaran lantas tidak bisa romantis? Salah juga . Buktinya ia buat surat cinta buat suaminya, belum pernah aku dengar istri buat surat cinta untuk suaminya. He he mungkin waktu dia dapat surat cinta di masa mudanya, ia berguman suatu saat dech bila aku punya suami barulah aku buat surat cinta. Tetapi untuk kalimat yang terakhir ini hanya tebakan ngawur saya.

Dari postingan, “Membaca Surat Cinta.” yang jelas dapat menggugurkan paradigma bahwa sukses dan tidaknya membentuk rumah tangga bukan karena sudah melalui proses pacaran dulu. Sesungguhnya tali kasih akan terwujud kalau kita sudah nikah. Dari nikahlah baru kita benar-benar tumbuh cinta suci. Dalam nikah cintalah akan melahirkan kisah-kisah romantis. Lihatlah bagaimana Beliau berupaya menjaga, menumbuhkan cinta. Dan Anda bisa membaca perjalanan cintanya dari postingannya baik yang tersurat dan tersirat.

Salam manis dari Kudus,

36 Komentar
  1. Danni Moring permalink

    wah iya bu, mba ely romantis nulis surat cinta diam-diam :D… dan memakai bahasa Indonesia sesekali…biar ada usaha dari suaminya nyari tahu artinya..jadi pas tahu artinya..wah banget😀

  2. Mbak Min, ibu-bapakku gak pacaran, alias dijodohin tapi sampai sekarang mereka masih bersama, melalui suka dan duka hidup. Aku setuju banget bahwa rumah tangga yg bahagia tak harus di dahului oleh pacaran. RT yg sukses adalah soal komitmen selama berada di dalam, bukan karena sebelumnya🙂

  3. iya mbak Min,,,, mbak El itu romantis banget, setiap hari menyelipkan surat kecilnya di bekal makan siang suaminya…..

    kalau soal rumah tangga tergantung jodoh…. kata orang jodoh tak akan lari kemana… bahagia dan tidaknya banyak faktor yang mempengaruhi…

  4. Sebelum menikah menulis surat cinta, sudah biasa mungkin ya Mbak, ada pamrih di dalamnya. Setelah menikah, hal yang terlihat sederhana ini, nyatanya mampu menguatkan romantisme pernikahan.

    • p ada kenyataanya kita butuh sentuhan-sentuhan yang sederhana, he he gak neko neko ya mbak lia asalkan tulus akan menembus ke hati

  5. aku juga nikah ga pake pacaran
    tapi ga pernah bikin surat cinta juga
    payah ya..?

    • ya tidak jugalah ra, romantismu tentu akan beda dengan romantismenya mbak ely
      boleh jadi kalau kau marah bjmu melihat “kau sangat romantis”

      • hayah…
        aku ga pernah marah. mau marah gimana wong ketemu aja jarang
        hehe

      • lha itu dia, kan jarang ketemu mo marah. ya rugi jadinya yang ada roman Ra. trims ya masukannya rumah tangga gak harus dimulai pacaran

      • bukan masukan…
        tapi pengalaman mengenaskan😀

  6. tidak pacaran bukan berarti tidak romantis, justru setelah nikahlah romantis itu kan dirasakan masalahnya terkadang kurang memahami apa sih romantis itu, biasa ja kali

    • iya bisa jadi kali pertama masih kagok karena baru kenal, harus belajar bagaimana menumbuhkan roman dalam keluarga

      • pengalaman saya dulu istri saya pernah bilang gak usah romantis romantisanlah, sakanane ae. lha trus saya jadi bingung tho bu mungkin ada saran buat saya bu

      • iya memang ada tipe yang biasa saja. karena yang biasa malah tumbuh roman disyukuri saja. tetapi kalo pak narno mau romantis ya bisa juga. semua bisa dikomunikasikan sehingga keduanya nyaman. dan roman/cinta akan tumbuh.

  7. randompeps permalink

    hihihi saya salah satu pengagumnya😀

  8. wah …. terima kasih banyak mbak sudah bikin postingan khusus tentang postingan saya yang kemarin, terharu saya mbak🙂

    Terus terang saya belum tahu definisi yg sebenarnya dengan kata romantis mbak,, rasanya yg saya lakukan hal yg sangat biasa mbak, nggak tahu ya buat orang lain, karena terbiasa seperti makan dan minum jadi akan terasa lain kalau saya lupa menulis surat mungil itu satu hari kerja saja, yg paling merasakan ya suamiku mbak, dia akan ngambek pas pulang kantor kayak anak kecil😛

    Saya yakin tiap pasangan suami istri punya cara tersendiri dalam merawat dan mempererat hubungan dalam perkawinan mereka, dan pasti masih byk pasangan suami istri punya cara yg mungkin lebih baik dari cara kami mbak,

    salam manis kembali dari kampungku sini mbak, aku jadi kangen Kudus, kangen sama sahabatku dan orang orang yg menyayangiku di sana , sekali lagi terima kasih banyak ya mbak atas postingan ini🙂

    • hal-hal yang kita lakukan kok mendatangkan cinta pada pasangan itulah kita sebut romantis, mbak ely

    • hal-hal yang kita lakukan kok mendatangkan cinta pada pasangan itulah kita sebut romantis, mbak ely

  9. Iya setuju, mbak Ely romantis🙂

  10. sya klo buat surat cnta sering mmbuat trsnyum bj sya dlunya mb…

  11. saya kelas 4 SD udahh dpt surat cinta mbak *gaknanya
    mbak el emg ok mbak😉

  12. Saya sependapat kalo menikah ga kudu pacaran dulu. Saya niatnya dulu juga begitu. Etapi karena satu dan lain hal jadinya pacaran bentar deh. Hehehe.
    Surat cintanya sih dulu dibuat di note-note fb, blog dan sms.😀

  13. Mbak El, memang inspirasi banyak orang, termasuk aku !!

    Aku dan suami malah gak pake surat2an…yg pake surat2an malah gak jadi suami #eh !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: