Skip to content

AKU IRI PADAMU BONG

1 November 2012

AKU IRI PADAMU BONG

Terus terang aku iri padamu bong. Perubahan statusmu yang sebentar lagi akan kau alami tidak menghambat laju gerakmu. Sebagai katak kau akan mempunyai dua kemampuan dalam memobilisasi dirimu di dua alam yang sangat berbeda. Bagaikan langit dan bumi, jauh berbeda. Sangat berbeda sifat dan karakteristk kehidupan di air dan di darat. Namun kau bisa beradaptasi setelah kau berubah status. Statusmu yang tidak lagi kecebong, melainkan katak.

Sebagai katak kau tidak harus meninggalkan didikkan awal yang kau dapat. Ya berenang masih engkau gunakan bila kau berada di air. Engkau tidak dituntut dengan perubahan bentuk dan sebutan barumu, sebagai katak. Sementara bila kau berada di alam barumu, darat  kau pun tidak harus menunjuk-nunjukkan jati diri asal mulamu. Melompat-lompatlah kalau memang itu buatmu baik. Tidak ada yang melarang engkau harus ini itu, fleksibel penuh kelonggaran asal tidak menentang kodrat alam. Kodrat untuk mobilisasi di darat ya kalau tidak berjalan, melata, atau melompat. Asal jangan bergerak di darat dengan berenang.

Begitu fleksibel kau dalam mengarungi hidup. Dalam mensikapi dua dunia yang berbeda kau mampu beradaptasi sehingga tidak membuatmu mati konyol. Bila kau masih berstatus anak, induk mu tidak memaksamu bergerak dengan melompat. Ia mencontohkan berenang meskipun ia punya dua kemampuan. Barulah bila kau sudah dewasa ia memperlihatkan gerakan melompat di daratan, tidak di air.

Yang menjadi keherananku mengapa kok ya ada manusia memberi ungkapan, “Bagai katak dalam tempurung.” Teganya bangsa ku mengatakan padamu begitu. Padahal tidak mungkin kau senang hidup dalam tempurung. Jangan-jangan karena rasa iri bangsaku dan juga diriku yang iri pada mu yang mahir dalam adaptasi ini, sehingga bangsa ku membuat peribahasa yang menyangkut tentang mu. Maafkan aku Bong kalau begitu.

Padahal ya Bong seharusnya saya itu lebih iri kepada kaum ku , laki-laki . Bisa-bisanya sudah berubah status pindah ke daerah lain masih bisa ngomong, “ Yuk kita kawin , aku masih joko lho” Alias Joko, jo kondo-kondo” He he jangan bilang-bilang kalau saya sudah tak perjaka lagi  (joko= jejaka).  Hems dasar laki-laki buaya darat.  Upss salah lagi saya….Maafkan aku buaya.

 

From → coretanku

26 Komentar
  1. bong dari kecebong ya mbak ?😀

    padahal sebenarnya buaya itu termasuk binatang setia ya mbak kayak angsa putih 🙂

    • Eh iya ya Mba El? Baru tahu saya. Karena manusia suka make istilah buaya darat sih ya. Jafinya nama Buaya tercemar.
      Kita kudu bisa mencontoh si Bong ya Bu… fleksibel kalo jadi orang. Gak kaku..

    • iya mbak el kenapa binantang yang hidup di dua alam digunakan manusia dengan perumpamaan yang negatif

  2. ehehe… ulasannye cakep. dua kali kubaca, eh gak bisa komentar. Hanya bisa mengucap “aku iri padamu untuk bisa menulis sebaik itu”

  3. katak dalam teknik komunikasi lobby melobby untuk mendapatkan win-win solution juga termasuk hebat…. contohnya, anggota dewan menggunakan teknik katak ini, maksudnya lompat sana lompat sini, akhirnya menjadi anggota dewan abadi sebelum ajal menanti baru berenti…..
    ilmu yg saya dapat waktu kuliah dulu….. *sombong dikit dot com hehe*

  4. jadi ingat temenku namanya si ebonk🙄

  5. Katanya buaya itu binatang setia, kalo begitu aku tergolong buaya dong, aku kan setia😀

  6. Danni Moring permalink

    jadi ingat lagu ratu…lelaki buaya darat…sebenarnya masih bingung juga dengan ungkapan buaya darat..hehe..
    btw sy suka cerita tentang si kecebong itu bu🙂

  7. saya gak suka dan benci buaya darat.

  8. Iya, se7 tuch belajar dari bong. Aku pikir bong tuch bong supit,, eh ternyata kecebong ya😀

  9. Binatang jd kena Imbasnya ya Mbak, heheee…
    aku asli joko Mbak… bukan jo kondo2.. heheee

  10. banyak hal yang bisa kita pelajari dari binatang termasuk si Bong, anak katak

  11. Bangsa kita emang pandai bikin peribahasa ya Mbak..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: