Skip to content

Apakah Salahku Hingga Engkau Mengejarku

8 Desember 2012

Apakah Salahku Hingga Engkau Mengejarku

Tidak pernah membayangkan siang-siang kau mengejarku. Jikalau malam sih aku maklum  saja. Demi rasa balas budi dan kesetiaan kepada tuanmu, kau mengejarku. Seperti malam itu pukul setengah dua malam sepulang tamasya ke Malioboro, kau mengejar kami. Lha ini siang bolong. Ah anjing kau.

Atas dasar apa kau mengejarku siang- siang begini. Tak kusangka tak ku duga baru menikmati perjalanan pulang dari sekolah, kau mengagetkanku. Kau mengagetkanku dengan kejaranmu sambil menyalah ah sok jago… Huah tidak dua atau tiga kejaran saja tetapi berlangkah-langkah. Semakin aku memacu sepedaku, ahhhh kau semakin kencang juga. Bagaimana aku tidak panik. Gonggonganmu itu lho menyeramkan. Lagi-lagi  aku bilang, kau anjing sih.

Coba kalau kau tidak anjing aku tidak sepanik itu. Kau kejar diriku. Teganya dikau. Mengejarku kala tidak ada pangeranku. Kalau ada dia aku tidak sehisteris dan sepanik ini. Karena ku yakin dia akan membelaku dan melindungiku. Ceih ceih. Awalnya aku hanya memacu sepeda sambil angkat kaki. Tahu kau semakin kencang mengejarku. Dan aku bayangkan, kau akan menggigitku. Maka aku tambahkan rasa kepanikkanku dengan suara histerisku, “ Wuah wuah aaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhh. Waaiiiiiiii. Achhh ahhhh” Oh Allah. Matilah aku. Kau dan aku bersaut-sautan. Kau menggonggong dan aku melolong. He he kau kalah tinggi.Sepertinya kau menyerah mengejarku.

Hemss  hufff. Selamat. Selamat. Akhirnya sampailah di pertigaan. Lolos sudah diriku keluar dari maut. Anjing. Anjing. Woi apa tampangku kriminal. Perasaan wajahku tidak seram, malah kata temanku aku keibuan. Weh he he memang siapa dirimu, Bapak-bapak? Histerisku membuat seorang ibu bakul belanja berhenti ragu meneruskan perjalanan yang nantinya akan berpapasan ke arah anjing. Dan akupun melempar senyum dengan tenaga tersisa.

Cukuplah lumayan spot jantung. Sehat sih jantungku. Habis ku ajak senam mendadak karenamu, anjing. Namun kalau kau mau mengajakku bilang-bilang saja ya. Biar aku bisa menolak. Tak mau aku sehat jantung ala kamu. Njing. Cukup sudah dua kali saja. Tidak untuk ketiga kali. Namun kalau taqdir yang bicara, aku bisa apa? Oooh  Allah.

From → coretanku

18 Komentar
  1. hehe dikejar anjing ya mbak? gampang kok mbak ngatasinnya, kalau anjing itu menyalak ke kita jangan lari tapi jongkok saja, dia yang akan takut.. tapi semakin kita lari semakin dia mengejar kita.. *pengalaman pribadi..😀 dan saya diajari orang yang memelihara anjing..

    • betul mbak semakin kita kenceng lari, dia juga tambah kenceng.

      he he masalahnya aku naik sepeda jadi gak bisa jongkok.

  2. kalau orang takut dikejar anjing, kenapa larinya bisa lebih cepat dibanding lari seekor anjing ?

  3. hihiii mbak mint.. aku juga pernah dikerjar2 anjing. pas itu aku masih kecil, pake sepeda keciiil sekali. alhasil karena aku panik aku langsung ndeprok di jalan sambil nangis. untung temanku iba. akhirnya digusah oleh temanku. Dan akhirnya aku pulang masih sambil nangis😀

    • sama ul waktu keci sering di kejar anjing pas tongtek puasa puasa sampai sampai jerukku jatuh menggelinding yach kecewa gak dapat jatah lagi

  4. hahahaha…😆

    maaf ya Mbak, aku kemekelen tenan iki le mbayangke…

  5. Ih aku pernah dikejar anjing waktu kecil Mbak Min. Sampai sekarang traumatik banget, gak hilang2. Kalo lihat anjing dr jauh sdh takut🙂

    • sama mbak evi gara gara dia aku berasa ada jarak dg saudara sepupu krn mertuanya memelihara anjing.
      untung sekarang sudah sedikit yg pelihara anjing mbak evi seiring kesdaran beragama. wah klo kecil tetangga banyak yg pelihara je

  6. Wah serem juga kalo anjing yang ngejar gede..
    Saya belum pernah dikejar anjing, tapi kalo dikejar ular kobra udah dua kali…😎

  7. kl di sini anjing hrs dikasih tali mbak, kalau diajak jalan jalan, jd jarnag ada anjing bebeas jalan jalan

  8. Dikejar anjing emang serem Bu, dulu saya juga naik sepeda ngebuut banget karena ada anjing kecil yang lari sambil menggonggong. padahal mungkin si anjing cuman pengen main aja. Hehehe

  9. salahku dikejar anjing karena berlari, andaikan diam tak kan dikejar…, tapi langsung digigit he he

  10. mesem aku Mbak..baca postingan ini…aku pernah juga dulu waktu SD di kejar anjing..tapi di suruh jongkok sambil ambil batu sama orang yang liat aku terbirit birit,,begitu aku jongkok dan ambil batu..anjingnya malah mandeg..slamet slamet..hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: