Skip to content

Bila Masanya

25 Februari 2013
Melepas lari aku
Pada masa
Jika waktu laksana pedang
Mengapa tidak kau tebas malas
 
Aku kejar  rajin dunia
Ia lari melesat
Bagai gadis jinak merpati
Menggemaskan perjaka jatuh cinta
 
Demi apakah aku bersumpah
Jika waktu  menelingkung mengungkung
Mengekang dan mengangkang  jiwa tertebas waktu
tertawan sukma nikmat dunia
mati jiwa
dan jiwa-jiwa melarat sekarat
Bum, berdebam Indonesia berkabung
telah mati jiwa para pengusung reformasi

Kudus, 24 Februari 2013

From → puisi

10 Komentar
  1. klimaks dari puisinya lari ke politik ya mba…

  2. suka puisinya mbak…# reformasi kita gagal apa sukses si Mbak ?

    • bla dilihat pengusung reformasi yang dulu mencaci maki era orde baru semantara mereka tabah ganas menelikung cita-cita walnya ya bisa dibilang gagal

  3. Keren Mbak Min puisinya? Kok bisa yg nemu kata-kata indah begitu🙂

  4. Baca akhir puisinya jadi kangen kampüung halaman mbak🙂

  5. ini puisi politik ya bu,…?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: