Skip to content

Memancing Ide Menulis

3 Maret 2013

Memancing Ide Menulis

Hai kawan blogger, ternyata menulis itu tidak harus menunggu ide lho. Kalau menunggu ide datang . Jadi repot. Bagaimana tidak repot lha si doi yang ditunggu gak muncul jua. Nah, haruskan kita berburu ide. Wah, tambah repot juga. Bagaimana bisa berburu ide seh lha yang kita buru ide apaan juga melompong di otak kita. Lha terus gimana solusinya?

Ya, menurutku sih datangin aja PC manis kita. Terus ketak ketik saja entar ide datang begitu saja. Bereskan. Terlepas nanti bermutu atau tidak itu urusan belakangan. Nah ngomong-ngomong tentang bermutu atau tidak tulisan buat orang lain itu subjektif kok. Mengapa subjektif? Saya katakan subjektif karena tulisan yang kita produksi itu sesuai kebutuhan masing-masing orang.

Buktinya ketika saya menulis refleksi pembelajaran menulis surat pembaca yang awal menulis ini saya ragu apakah ini bermanfaat buat orang lain atau tidak. Aku pikir refleksi pembelajaranku hanya berguna untuk saya saja. Sekedar dokumen untuk mengingatkan bahwa metode yang saya pakai ternyata cukup berhasil dan bila tahun depan saya mengajar lagi pada kompetensi ini bisa saya gunakan untuk pijakan lagi. Oh, ternyata tulisan ini sangat dibutuhkan siswa-siswa lain yang ada di belahan Indonesia di  mana mereka tinggal. Dan sampai sekarang masih dibaca ribuan kali. Nah, sebagai guru ya saya senang, oh ternyata tulisan remeh saya bermanfaat bagi siswa yang tidak saya ajar di kelas.

Nah, saudaraku sekali lagi menulislah tanpa harus menunggu ide datang. He he keburu tua. Pancing saja ide menulis dengan duduk manis dan jangan lupa gerakan jari jemari kita di atas key board Anda.

From → coretanku, kataku

20 Komentar
  1. Aku seringnya nulis mepet jam terbit tiap hari sis .. sering spontan gitu😛

  2. Sepakat…….

  3. bener mbak.. setuju.. hehe

  4. ide tidak datangpun menjadi ide untuk bisa menulis ya bu……, akan ku coba

  5. ide menulis kadang datang begitu saja..

    bagi saya sering juga ide datang setelah membaca tulisan tulisan sahabat bloger…

  6. mari menulisss😀

  7. Tetapi butuh pikiran tenang dan waktu luang…

  8. senyum dari pembacaku adlh suatu kebahagiaan tersendiri… yg moga2 ini adalah ladang amal buatku… jdi, mari menulis dan buatlah tersenyum pembaca kita… nice post mba !

  9. setujuuuu….
    mbak ternyata guru juga yaaa.. alhamdulillah ketemu senior.. *hormat grak😀

    • iya guru bahasa Indonesia, tidak ada seniorlah ya. he he yang ada aku lahir duluan darimu

      • sama-sama guru bahasa.. saya guru bhs Inggris🙂
        yg lahir lebih dulu memang pantas disebut senior krn sudah bnyk makan asam garam🙂

      • jabat tangan erat sesama guru bahasa. bedanya aku ngomong dikau mudeg gantian dikau ngomong bahsa inggris aku mlongo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: