Skip to content

Putriku Sayang

6 Maret 2013

“ Yah, ayah.” Panggil putriku semata wayang.

“ Hems, …” Aku mengernyitkan jidadku.

“Yah, apa sebab engkau dipanggil ayah?” Tanya putriku

Belum sempat aku menjawab, ia nyerocos sendiri.

Apa karena waktu kecil aku diperdengarkan terus kata “ ayah “. Ketika kau mau pergi meninggalkanku pagi-pagi, aku diperdengarkan kata ayah. Kau cium pipiku sambil berkata ini ayah mau pergi kerja sayang.  Dan tanganku dilambai-lambaikan, “dada dada dada ayah” Apa sebab kau pergi berkerja lalu kau dipanggil ayah?

Begitu juga bila sore menjelang kau kembali menjumpaiku dengan bau badanmu yang sangat menyengat hidungku, akupun mendengar kata, “ Itu ayah. Ayah sudah pulang” Kaupun mencomotku lalu mengendongku berputar-putar mengelilingi ruang tamu. Apa karena ini juga lantas kau dipanggil ayah?

Atau pas aku sakit, malam-malam kau gendong aku menyusuri sungai menuju rumah sakit. Tanpa rasa lelah sedikitpun, yang ada hanya rasa cemas. Kau takut aku kenapa-kenapa. Apa karena ini juga kau lalu dipanggil ayah?

Sahabat Blogger ada yang tahu? Mengapa Anak Anda memanggilmu ayah?

 

From → Tak Berkategori

19 Komentar
  1. Anak saya manggilnya Mama sama saya…*oot banget*😀

    • boleh juga diganti mama neng, Kira kira jawabanya pa nih nengwie?

      • Tigabentar yaah… harus mikir dulu, pertanyaan yg bagus soalnya🙂

      • aku tunggu alasannya neng.

      • Waduuh ditungguin hehehe

        Kalau jawaban mengapa dipanggil dengan sebutan mama, ibu, emak, bunda, umi dll itu mah soal kesepakatan bersama dengan pendamping hidup, ntar kalau punya anak, panggilannya ini..itu…gitu.

        Tapi kalau jawaban mengapa saya dipanggil mama?
        krn saya yg melahirkan mereka, dan saya yg paling memperhatikan mereka, yg tersenyum dan tertawa melihat buah hati bahagia, yang cemas dan menangis melihat buah hatinya sakit atau sedih.

        Dan sebutan Mama, ibu, emak, Umi, Bunda adalah gelar terhormat bagi seorang perempuan.

        Gitcuuuu… euuuhh panjang😀
        mudah2an jawabannya berkenan.

  2. Tidak tahu, anakku manggil saya dengan sebutan “Bapak”. Ibu dan neneknya yang ngajarin.

    • pakai sinonim bapak juga boleh

      • Ibu dan neneknya mengajari anakku memanggil bapak. Mungkin karena setiap hari berbicara dengan bahasa jawa, sebutan bapak itu lebih pas.

        Mau ganti papa, babe, papi atau abi kok sepertinya kurang sreg.

  3. dulu saya memanggil orang tua laki dengan sebutan bapak, dan sekarang saya dipanggil abi oleh anak-anakku, gimana bu,, memang apa ya perbedaannya,,,mohon penjelasan ya…saya tunggu lho bu jawabannya, mungkin ibu sebagai guru bahasa lebih tahu hal ini .trims

    • alasannya apa kok kita dipanggil abi, ayah, bapak, bopo dll?

      • ya saya juga kurang tahu bu,…, padahal esensinya kan sama tho, cuma penyebutannya saja yang berbeda

  4. saya di panggil bapa sama anak…..

    • alsannya apa kang kok dipagil bapa oleh anak?

      • mungkin waktu pertama kalinya, istri suka berkata “tuh bapa tuh”… sembari nunjuk ke arah saya mbak Min dan kayaknya itu yg terekam di benak anak anak saya…. jadiweh anak2 panggil saya “bapa”

  5. Anak2 memanggilnya Bapak sama suami Mbak..:)

  6. kenapa dipanggil bapak atau abi atau ayah
    karena kau beri dia kasih sayang, perhatian, senyum, pelukan, hadiah dan sekali-sekali marah
    kau ajar dia nama-nama termasuk panggilanmu, kau ajarkan dia mengenal benda-benda termasuk kasih sayangmu, kau ajar dia angka-angka karena dengan demikian dia akan tahu betapa kasih sayangmu tak berangka
    bahagianya akan membuatmu bahagia
    jika yang kau berikan kepada dia cacian, umpatan, makian, pukulan, bentakan dan pelit
    jangan berharap akan dipanggil ayah bahkan ompun tidak
    jangan berharap wajahnya dipalingkan ke arahmu ketika kau datang bahkan dia akan memalingkan muka atau lebih baik menghindar
    buat apa manggil orang tak berguna dengan sebutan mulia
    maka rasakan sendiri penderitaan yang kau buat sendiri

    kira-kira begitu mbak min..🙂

    • maternuwun sanget lho pak camar atas penjelasnnya mengapa kita memanggil bapak. semakin menambah wawasan pentingnya sosok ayah buat anak, terutama anak perempuan.

Trackbacks & Pingbacks

  1. CT156. MERAIKAN AWARD | LAMAN MENULIS GAYA SENDIRI G2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: