Skip to content

Mencatat Harus Itu

17 Juni 2013

Membuat catatan sebuah keniscayaan untuk mengingat yang perlu kita ingat. Sebab manusia tempat lupa,   kecuali tentang peristiwa yang sulit kita lupakan.
Dan lucunya peristiwa yang sulit kita lupakan justru akan hilang dari ingatan setelah kita catat.

Kelak pun kita akan menerima catatan harian yang ditulis oleh petugas yang tidak pernah lupa atas segala yang kita tulis, sang malaikat.
Padahal Dia Allah yang selalu tahu akan segala gerak gerik kita, baik yang kita nyatakan maupun kita sembunyikan. Dan Dia tidak pernah lupa, Dia masih membuat catatan dengan mengutus Rakib dan Atit. Begitulah Dia mengajari kita untuk mencatat (menulis). Lantas dengan apakah kita membantah untuk masih saja berkilah untuk malas mencatat apa yang perlu kita catat.

From → coretanku, kataku

6 Komentar
  1. Baguus. . .

    Mari, terus mencatat kebaikan, ya.🙂

  2. Semenjak kecil kita sudah diajari mencatat oleh guru ngaji yg menjelaskan peran malaikat Rakib dan Atid.

    “Do what you write, Write what you do”

  3. dengan mencatat berarti kita sedang berusaha mengingatnya ..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: