Skip to content

Parenting: Pertanyaan Besar Bagi Orang Tua

6 Juli 2013

Di kampung saya mayoritas beragama Islam. Waktu saya masih kecil nilai nilai keagamaan masih abangan. Indikasinya masih jarang orang menunaikan sholat lima waktu, makan dideh (darah ayam yang dibekukan), minuman keras. Hanya satu barang haram yang tidak mau di makan, daging babi. Sepertinya mereka tahu pasti keharamannya. Inilah menjadi pertanyaan saya,”seburuk buruknya orang Islam pantang melanggar aturan ini” Bagaimana bisa mereka kuat mengikuti ajaran ini, tetapi tidak untuk yang lain, miras.

From → kataku

12 Komentar
  1. memang di sana skrg banyak yg nenggak miras ya mbak ?

  2. alhamdulillah sekarang sih mereka keagamaannya sudah berubah mbak el .klau di jati minuman keras sih hanya segelintir orang.

    yang ingin saya sampaikan itu seburuk buruknya orang islam itu tidak akan mau makan daging babi. kenapa? meskinya itu juga berlaku tidak minum barang haram yaitu miras.

  3. Dalam jaman nabi-nabi telah diceritakan tentang kisah Barsiso. Ketikan diminta memilih untuk melakukan perbuatan maksiat spt membunuh, berzina, minum miras; ia lebih memilih minum miras, yg pada akhirnya akibat pengaruh miras ia melakukan perbuatan kriminal lainnya sekaligus, berzina dan kemudian membunuh.

    Seperti itulah yg terjadi di masa sekarang. Dianggapnya minum miras itu kecil dosanya. Padahal bila ada setetes alkohol dalam dirinya maka tertolak sholatnya selama 40 hari. Apalagi se sloki, se botol, se derigen setiap hari.

    mbak Mintarsih, ada kabar baik tentang penanggulangan miras di Indonesia. Keppres Miras yg membuat bebasnya penjualan miras selama ini kini dicabut oleh MA melalui judicial review. Detailnya saya sampaikan di jurnal saya hari ini: di sini

  4. Korupsi lebih parah…

  5. Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Mintarsih

    Hadir menyambung silaturahmi, untuk mengucapkan;

    Esok adalah harapan, sekarang adalah pengalaman, kelmarin adalah kenangan yang tak luput dari kekhilafan dan kesalahan. Semoga RAMADHAN kali ini lebih baik dari RAMADHAN tahun lalu..aamiin.

    Selamat menyambut Ramadhan yang mulia.
    Salam Ramadhan dari Sarikei, Sarawak.😀

    • waalaikumussalam wr.wb
      salam manis dari kudus mbak, saya juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah ramadhan kali ini. smoga kita mendapatkan keberkahan di bulan yang penuh ampunan ini

  6. Kebanyakan muslim akhir zaman sudah jauh dari kehidupan Islam yang sejati. Banyak suruhan Allah, mereka tinggalkan dan larangan Allah mereka kerjakan. Berdampak dari itu, murka Allah SWT semakin menjadi-jadi untuk mengingati perbuatan mungkar dan ingkar manusia. Tetapi hanya sedikit yang menggunakan akal fikirannya iaitu orang yang beriman.

    Jika kita perhatikan kenapa “makan babi” sahaja yang dipandang sebagai yang kuat diharamkan pada mereka yang engkar ini, kenapa judi, arak, bertenung nasib dan menyembah berhala dilihat tidak terlalu ketara sedangkan perbuatan2 itu disebut dalam rangkaian yang bersamaan.

    Firman Allah (maksudnya): “Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya arak, judi, berhala dan bertenung nasib, adalah najis dari perbuatan syaitan, maka hendaklah kamu semua menjauhinya, mudah-mudahan kamu beroleh kejayaan.” (al-Maidah:90).

    Semoga kita dipelihara Allah SWT untuk selalu berada dalam ketaatan pada perintah dan larangan-NYA. Aamiin.

    Salam manis buat mbak.😀

  7. lebih parah lagi pak sarib

  8. Selamat menunaikan ibadah puasa, Bu Min.. Semoga semuanya berjalan lancar dan sukses..

  9. tidak juga gan,, semuanya memang yang namanya sudah dilarang ya memang sangat dijauhkan,, mungkin untuk daging babi mungkin karena masih tabu dalam hal itu,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: