Skip to content

Bagaimanakah Berpisah Itu

7 Agustus 2013

Pada kenyataannya kita akan berpisah. Apapun perjumpaan itu selalu diakhiri perpisahan. Dan Ramadhan mengajari kita arti perpisahan. Mercusuar spitual yang kita dapatkan karna adanya Ramadhan, Dia tidak terus menerus menemani kita untuk berada pada kondisi ini. Ia meninggalkan kita agar seberapa tangguhnya kita, kemadirian kita tuk menghadapi bulan 11 lainnya dg kondisi syaiton tak terbelenggu. Ya, Ramadhan dengan Mu aku kembali ke fitrahku ….

From → kataku

9 Komentar
  1. Mohon maaf lahir batin ya bu..semoga kembali fitrah kita semua..Aamiin

  2. Selamat merayakan Lebaran bersama seluruh keluarga di sana ya mbak , mohon maaf lahir bathin🙂

  3. saya mohon maaf lahir batin ya mbak.. maafkan salah khilaf saya saat berkomentar ataupun posting🙂

  4. Mbak Min, selamat lebaran. Maaf lahir dan batin

  5. Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Mintarsih… semoga selalu sihat dan hidup selalu cerah dengan kebahagiaan. Lama nih offline menulis, mbak.😀 Salam manis dari Sarikei, Sarawak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: