Skip to content

Biarlah Aku

11 November 2013
aku pemilik tangan kecil
berumah mungil.
kekecilan dan kemungilan ini
tak memaksamu berbelas kasih padaku
 
aku memang bermulut kecil
akibat bertangan kecil berumah kecil
namun aku tak bernyali kecil
bila saatnya mulut kecil
harus bicara tentang kedustaan
yang mesti kau akhiri

biarlah tetap tangan,rumahku kecil tak kan ku izinkan kau beli dengan belas kasihanmu yang akan semakin mengecilkan mulut kecilku.

kudus, 11 Nov 13

From → puisiku

4 Komentar
  1. Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Mintarsih….

    puisinya seakan merintih aja mbak. Apa ada yang memaksa nih. Apapun, untuk sesiapa sahaja punya hak untuk memilih jalannya sendiri asal sahaja tidak membuat orang lain jadi risau.

    Salam manis dari Sarikei, Sarawak.😀

    • wassamualaikum alaikum wr.wb, he he apa iya nih mbak fat
      betul mbak bahwa kita perlu sikap untuk memilil. karena sikap ini menentukan lakah kita menap hari esok

  2. Mantap
    Betapa penting
    Tak bernyali
    Kecil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: